Selimburcaya.Com_Bengkulu, Agustus 2026 — Dosen Program Studi Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu melaksanakan penelitian “Literasi dan Optimalisasi Program Asuhan Gizi sebagai Pendukung Utama dalam Tata Laksana Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kota Bengkulu.” Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, 5 Mei–25 Juli 2026, di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu, dengan melibatkan tenaga kesehatan, tenaga gizi, dan pasien DM Tipe 2.

Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi dan kemampuan pasien dalam menerapkan anjuran gizi melalui pemanfaatan teknologi digital. Intervensi dilakukan selama 2 minggu menggunakan aplikasi berbasis Android “NutriYouth”, yang menyediakan edukasi asuhan gizi terkait DM Tipe 2, pemilihan makanan, pengaturan porsi, pola makan, dan penerapan rekomendasi gizi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum intervensi, pasien dilakukan pengkajian untuk mengidentifikasi kebutuhan gizinya. Selanjutnya, edukasi dan pendampingan diberikan melalui aplikasi NutriYouth sebagai media digital nutrition education yang memungkinkan pasien mengakses informasi secara lebih praktis dan fleksibel.
Menurut tim peneliti, optimalisasi asuhan gizi tidak hanya berfokus pada pemberian rekomendasi makanan, tetapi juga memastikan pasien mampu memahami dan menerapkan anjuran gizi secara mandiri. Karena itu, literasi gizi dan teknologi digital menjadi komponen penting dalam pendekatan intervensi.
Kegiatan ini mendapat dukungan Puskesmas Kuala Lempuing melalui keterlibatan tenaga gizi dan tenaga kesehatan. Pemanfaatan NutriYouth diharapkan dapat menjadi inovasi dalam mendukung pelayanan gizi berbasis digital, meningkatkan literasi gizi, serta memperkuat kemandirian pasien dalam pengelolaan DM Tipe 2 di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Redaksi
