Daerah DPD RI DPRD Provinsi Bengkulu metropolis Nasional provinsi 

Tidak Memiliki HGU Belasan Tahun, PT. Dinamika Didemo Warga

Share it
Perwakilan Masyarakat diterima langsung oleh Kadis Pertanian Kaur tgl, 20.12.2023(Sumber foto Arie Fribadi)

Kaur Selimburcaya.Com, – Ratusan warga dari 7 desa yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Sawit Sejahtera (PPSS) mendatangi Kantor PT. Dinamika Selaras Jaya yang diduga ilegal. Pasalnya, perusahaan perkebunan yang berdiri sejak 2007 lalu sampai saat ini tidak memiliki perizinan yang jelas.

Dikatakan Yasmidi dalam orasinya, perusahaan tersebut harus ditutup karena dianggap telah mengangkangi Undang-Undang.

“Dalam Undang-Undang telah jelas, masa berlaku izin lokasi PT. Dinamika telah habis dan tidak memenuhi syarat dalam membuat HGU bahkan tidak ada izin untuk produksi. Namun fakta dilapangan ternyata pemerintah Daerah tutup mata dan perusahaan tetap produksi,” narasi  Yasmidi dalam orasinya.

Ditambahkan Ketua PPSS, Suharman, dalam proses perizinan PT. DSJ juga disinyalir cacat hukum. Pasalnya, perusahaan berdiri tanpa persetujuan 7 desa penyanggah, tidak memiliki plasma yang jelas dan pada saat ini pemerintah mengeluarkan izin lokasi yang baru dan tetap melanjutkan proses pembuatan HGU.

“Dari awal masyarakat tidak menyetujui adanya perusahaan ini ada di Kabupaten Kaur. Izin lokasi telah habis masa dan tidak memenuhi persyaratan dalam proses HGU. Kenapa sampai saat ini pemerintah tutup mata?,” ungkap “Suharman”.

Suharman menyampaikan, dengan tidak adanya HGU, publik jelas mempertanyakan kemana pajak hasil perkebunan selama ini. Ia menambahkan, publik menduga adanya kongkalikong antara pemerintah dan perusahaan.

“Jangan sampai timbul dugaan publik mengenai adanya kerjasama tindakan melawan hukum antara pemerintah dan perusahaan dalam pajak perkebunan,” sampai Suharman.

Usai menyampaikan orasi, pihak masyarakat diterima mediasi bersama perwakilan PT. DSJ Supriadi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Lianto, perwakilan LSM Antartika Sri, Kapolres kaur Eko Budiman, camat Tanjung Kemuning Diki Marianto dan Kepala Dinas Perizinan Suryoto. Dalam mediasi, Pihak pemerintah menyatakan bahwa PT. DSJ memang tidak memiliki HGU.

“HGU PT Dinamika memang tengah dalam proses,” ungkap Kepala Dinas Perizinan yang dibenarkan Kepala Dinas Pertanian.

Sementara dalam pernyataan sikap yang ditandatangani perwakilan 7 Desa, PPSS, Ormas BCW, LSM Antartika, BSKN RI akan melakukan aksi kembali 20 hari kedepan dengan massa yang lebih banyak jika tuntutan penutupan PT. DSJ tidak diindahkan. (Pewarta : Arie)

Related posts

Leave a Comment