Bengkulu Tengah,Selimburcaya.com — Nasib nahas menimpa Aminudin, warga Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang meninggal dunia setelah tertimpa batang pohon kelapa saat bekerja di areal persawahannya pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun saat proses pemotongan berlangsung, salah satu batang kelapa lain yang masih berdiri ikut tumbang, diduga akibat tanah di sekitar akar kembali tergerus. Nahas, batang tersebut langsung menimpa Aminudin yang saat itu berada di bawahnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Tengah, Harmen Juniadi, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa korban.
“Korban tertimpa batang pohon kelapa saat beraktivitas di sawah dan telah berhasil dievakuasi oleh warga bersama tim Satgas BPBD. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area rawan seperti sawah dan kebun,” kata Harmen.
Salah satu petani yang juga berada di sekitar lokasi, Azwir, menjelaskan bahwa korban sebelumnya terlihat membawa gergaji untuk memotong batang kelapa. Tak berselang lama, istri korban memanggilnya untuk meminta pertolongan karena suaminya tak lagi terlihat setelah pohon roboh.
“Kami langsung mencari dan menemukan korban tertimpa batang kelapa. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Azwir.
Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di lokasi kerja, terutama di musim penghujan saat tanah rawan longsor.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

