Bengkulu Tengah, Selimburcaya.com – Berbeda dengan Kota Bengkulu yang telah lebih dulu menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah hingga kini masih menunggu instruksi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memulai uji coba program tersebut.

Namun, Pemkab Bengkulu Tengah siap menjalankan program ini segera setelah ada arahan dari BGN.
“Untuk keputusan pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di Bengkulu Tengah semuanya tergantung dari BGN. Kami hanya menunggu arahan. Jika sudah ada petunjuk, maka akan langsung kami laksanakan,” ujar Hertoni.
Sebagai persiapan, Bengkulu Tengah telah mendapat informasi bahwa sebanyak 11 dapur umum akan dibangun di 11 kecamatan. Dengan demikian, setiap kecamatan akan memiliki satu dapur umum untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Namun, kepastian mengenai kapan dapur umum tersebut akan mulai dibangun masih menunggu instruksi lebih lanjut dari BGN.
“Satu kecamatan satu dapur umum. Artinya ada 11 dapur umum yang akan dibangun nantinya. Tetapi kami belum bisa memastikan kapan ini terealisasi, sebab kami masih menunggu petunjuk dan konfirmasi dari BGN,” tambahnya.
Hertoni juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan dapur umum ini dapat melibatkan tiga pihak, yaitu yayasan, Polri, dan TNI. Saat ini, baru satu yayasan di Kecamatan Pondok Kelapa yang sudah terdaftar sebagai penyedia makan bergizi gratis.
Saat program MBG mulai berjalan, setiap dapur umum di Bengkulu Tengah diproyeksikan akan menyediakan makanan bergizi untuk 3.000 hingga 3.500 siswa di beberapa sekolah.
“Satu dapur umum akan melayani 3.000 hingga 3.500 anak. Untuk Kecamatan Pondok Kelapa, mungkin akan mencakup beberapa sekolah dari kecamatan lain, mengingat wilayahnya yang luas,” jelas Hertoni.
Dengan persiapan yang sudah mulai dilakukan, Pemkab Bengkulu Tengah optimis program MBG dapat segera terealisasi demi meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah di daerah tersebut.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy