
Bengkulu Utara, Selimburcaya.com – , Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Pol. Lambe Patabang Birana, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2024. Apel siaga tersebut berlangsung di Halaman North Rafflesia Mapolres Bengkulu Utara dan dihadiri oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkulu Utara.
Apel siaga ini diikuti oleh Asisten 3, Dandim 0423 BU, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Arga Makmur, Kalaksa BPBD, Kasatpol PP dan Damkar BU, para camat, serta stakeholder terkait lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan meningkatkan koordinasi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Lambe Patabang Birana menyampaikan bahwa Apel Siaga yang digelar adalah langkah penting untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla.
“Dengan dilakukan Apel Siaga ini, setidaknya kita akan monitor bersama-sama untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam mengantisipasi terjadinya karhutla,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan pentingnya imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar sembarangan, terutama saat membersihkan dan membuka lahan.
“Kita sudah mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sembarangan, apalagi saat membersih dan membuka lahan,” kata Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa penyelesaian masalah Karhutla tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan kerjasama yang baik antara seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, aparat, lembaga usaha, dan masyarakat.
“Mari kita saling bahu membahu agar bencana Karhutla tidak terjadi, sehingga tidak ada kabut asap yang merugikan semua pihak,” harapnya.
Setelah apel siaga, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan dinas Siaga Karhutla di Halaman Mapolres Bengkulu Utara. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional kendaraan dan peralatan dalam penanganan Karhutla.
Apel kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya proaktif dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Bengkulu Utara. Diharapkan dengan adanya koordinasi yang baik dan kesiapan yang maksimal, risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir, sehingga dampak negatif seperti kabut asap dapat dihindari.
Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, Kabupaten Bengkulu Utara optimis dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih baik dan meminimalisir terjadinya Karhutla.
Pewarta : Agus
Editor : Ardy

