Kota Bengkulu, Selimburcaya.com – Universitas Bengkulu (Unib) kembali menorehkan sejarah akademik dengan mengukuhkan lima dosen menjadi Guru Besar dalam Rapat Senat Paripurna Terbuka, Jumat (25/4/2025). Momen istimewa ini bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-43 Unib, menjadikannya perayaan ganda yang penuh makna.

Rapat senat dipimpin oleh Ketua Senat Universitas Bengkulu, Prof. Safnil, dan dihadiri oleh para anggota senat, guru besar, unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, rektor universitas mitra, mitra perbankan, serta ratusan keluarga dan kolega dari para guru besar yang baru dikukuhkan. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor Unib, Dr. Retno Agustina Ekaputri, didampingi oleh Ketua Senat.
Lima Guru Besar yang dikukuhkan dalam acara tersebut adalah:
-
Prof. Dr. Arif Ismul Hadi, S.Si., M.Si – Guru Besar Bidang Ilmu Geofisika Kebencanaan dan Eksplorasi Sumber Daya Alam, FMIPA.
-
Prof. Dr. Willy Abdillah, S.E., M.Sc – Guru Besar Bidang Sistem Informasi Manajemen, FEB.
-
Prof. Dr. Drs. Alexon, M.Pd – Guru Besar Bidang Pengembangan Kurikulum, FKIP.
-
Prof. Dr. Eng. Ir. Dedi Suryadi, S.T., M.T – Guru Besar Bidang Ilmu Konstruksi dan Perancangan, FT.
-
Prof. Dr. Nina Kurniah, M.Pd – Guru Besar Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, FKIP.
Pengukuhan Prof. Dedi Suryadi menjadi catatan tersendiri, karena ia merupakan Guru Besar pertama yang berasal dari Fakultas Teknik Unib.
Dalam kesempatan tersebut, kelima Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah yang menjadi tonggak pencapaian mereka:
-
Prof. Arif Ismul Hadi: “Peranan Ilmu Geofisika Dalam Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Berbasis Mitigasi Bencana.”
-
Prof. Willy Abdillah: “Paradoks Teknologi Informasi: Urgensi dan Masa Depan Sistem Tata Kelola.”
-
Prof. Alexon: “Pengembangan Model Pembelajaran Terpadu Berbasis Budaya (MPTBB) Untuk Meningkatkan Apresiasi Peserta Didik Terhadap Budaya Lokal.”
-
Prof. Dedi Suryadi: “Pengembangan Alat Monitoring Kerusakan Mesin Jarak Jauh Dengan Sistem Cerdas Dalam Upaya Penurunan Biaya Perawatan Mesin Industri.”
-
Prof. Nina Kurniah: “Peran Pendidik Profesional Dalam Mengembangkan Karakter Anak Usia Dini (Sebuah Tantangan dan Harapan di Masa Depan).”
Kelima orasi disampaikan secara khidmat dan disambut antusias oleh para hadirin yang memadati auditorium.
Rektor Unib, Dr. Retno Agustina Ekaputri, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Guru Besar bukan sekadar sebagai penjaga tradisi ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menjadi inovator, komunikator, serta mediator antara sains dan masyarakat.
Dengan penambahan lima Guru Besar ini, total jumlah Guru Besar aktif di Universitas Bengkulu kini mencapai 79 orang.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

