Bengkulu, Selimburcaya.com – Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Telaga Dewa, Kelurahan Pagar Dewa, menjadi sorotan warga. Sampah yang terdiri dari plastik, botol bekas, dan sisa makanan terlihat berserakan, menimbulkan bau tak sedap serta mengurangi keindahan lingkungan. Kondisi ini semakin diperparah dengan rumput liar yang mulai tumbuh tinggi di sekitar area tersebut.

Dian, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, sampah semakin menumpuk. Menurutnya, banyak warga yang melintas membuang sampah sembarangan, terutama saat pagi hari.
“Beberapa minggu terakhir ini sampah makin menumpuk. Apalagi sejak rumput-rumput di sekitar mulai tinggi, makin banyak orang buang sampah di situ. Biasanya yang lewat pagi-pagi ke pasar juga ada yang buang sampah di sana,” ujar Dian, Sabtu (1/3/2025).
Meski ada petugas kebersihan yang setiap pagi membersihkan dan membakar sampah, hal tersebut belum cukup untuk mengatasi masalah ini. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih rendah, sehingga sampah terus menumpuk setiap hari.
“Biasanya ada ibu-ibu petugas kebersihan yang membersihkan sekitar jam 9 pagi, kadang juga ada yang membakar sampah. Tapi setelah dibersihkan, keesokan harinya sampah sudah menumpuk lagi,” tambah Dian.
Dian berharap pemerintah dapat memberikan sanksi tegas kepada warga yang membuang sampah sembarangan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.
“Kami berharap pemerintah memberikan himbauan atau sanksi bagi yang suka buang sampah sembarangan. Kami yang tinggal di sini sering mencium bau sampah yang tidak sedap, sangat mengganggu,” keluhnya.
Selain itu, warga juga diharapkan berlangganan angkutan sampah melalui kelurahan, RT, atau LPM. Apalagi, biaya langganan pengangkutan sampah hanya sekitar Rp20.000 per kilogram, sehingga lebih mudah dikelola dan tidak mencemari lingkungan.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

