dd
Share it
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta data atau dokumen pribadi masyarakat melalui media sosial, panggilan telepon, atau pesan WhatsApp(29/11/2024)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

Bengkulu, Selimburcaya.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu menegaskan tidak pernah meminta data atau dokumen pribadi masyarakat melalui media sosial, panggilan telepon, atau pesan WhatsApp. Kepala Disdukcapil Kota Bengkulu, Widodo, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan petugas resmi Dukcapil.

“Jika ada pihak yang meminta data pribadi dan mengatasnamakan Dukcapil, masyarakat diminta segera melaporkan dan mengonfirmasi langsung ke kantor Dukcapil,” jelas Widodo, Jumat (29/11/2024).

Widodo menjelaskan bahwa modus penipuan yang sering terjadi biasanya berupa penawaran aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), di mana pelaku meminta verifikasi data pribadi melalui telepon atau pesan singkat. Ia menegaskan bahwa aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara resmi di kantor Dukcapil tanpa memerlukan proses melalui media sosial atau komunikasi daring.

“Masyarakat diimbau untuk mengabaikan panggilan atau pesan yang mengatasnamakan petugas Dukcapil,” tambahnya.

Selain itu, Widodo mengingatkan warga untuk tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, karena hal tersebut dapat meningkatkan risiko menjadi korban penipuan.

Dukcapil Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi penipuan ini. Upaya ini dilakukan untuk melindungi data kependudukan yang bersifat sensitif dan pribadi.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *