Kota Bengkuu, Selimburcaya.com – Untuk memastikan keamanan pangan di pasar tradisional, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu bersama sejumlah dinas terkait melaksanakan intensifikasi pengawasan produk pangan segar di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Jumat (11/7/2025).

Pengawasan terpadu ini melibatkan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Seluruh tim tergabung dalam Tim Pengawasan Keamanan Obat dan Makanan Terpadu Kota Bengkulu.
Ketua Tim I Informasi dan Komunikasi BPOM Bengkulu, Yunika Sary, S.Farm., M.Si., Apt., menyampaikan bahwa pengawasan menyasar berbagai produk pangan segar seperti olahan ikan, daging, mi, hingga kue basah yang berisiko mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna kuning metanil.
“Belasan sampel kami ambil dari pelaku usaha berbeda dan langsung diuji di tempat menggunakan mobil laboratorium keliling. Alhamdulillah, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif dan memenuhi syarat keamanan pangan,” ujar Yunika.
Meski demikian, BPOM tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan prinsip CEK KLIK sebelum membeli produk pangan—yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Tarzan Naidi, yang juga hadir langsung di lapangan, menambahkan bahwa produk perikanan di pasar masih dalam kondisi segar dan aman dikonsumsi.
“Produk perikanan biasanya langsung dikonsumsi setelah ditangkap, sehingga potensi penyalahgunaan bahan berbahaya seperti formalin relatif kecil. Tapi tetap harus diawasi,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas instansi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Apalagi menjelang akhir pekan dan hari-hari besar, di mana konsumsi pangan meningkat, upaya pengawasan seperti ini dinilai sangat krusial.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

