fsfs
Share it

Bengkulu, Selimburcaya.com – Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Bengkulu kini memasuki babak baru. Pemerintah pusat dikabarkan mengalihkan rute pembangunan tol langsung dari Tanjung Enim (Sumsel) ke Pelabuhan Pulau Baai (Bengkulu), mengesampingkan jalur Lubuklinggau–Curup–Bengkulu yang telah dibangun sepanjang 17,5 kilometer.

Perubahan ini terjadi sebagai bagian dari fokus baru proyek strategis nasional (PSN), yang lebih menitikberatkan konektivitas antara pelabuhan dan kawasan industri strategis. Senin (07/07/2025)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

Helmi dan Sumardi Buka Suara

Menanggapi hal ini, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memberikan pernyataan singkat namun penuh harapan.

“Semoga Allah SWT tolong kita, dalam menggapai ridho dan ampunannya,” ujar Helmi.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, justru menyambut baik rencana tersebut.

“Itu rute paling layak. Banyak kabupaten dengan sumber daya alam di sepanjang jalurnya. Ini bisa mendorong distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi,” jelas Sumardi, Rabu (2/7/2025).


Lubuklinggau Terdepak, PSN Direvisi

Rute Muara Enim–Lubuklinggau kini dikeluarkan dari daftar PSN, seperti disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Lubuklinggau, Achmat Asril. Padahal sebelumnya, proyek tol ini telah melalui tahap penetapan lokasi.

“Sekarang muncul rencana langsung ke Pulau Baai. Lubuklinggau tidak lagi prioritas,” ujar Asril seperti dilansir Sripoku.com, Jumat (27/6/2025).


Pro dan Kontra di Masyarakat

Di tengah perubahan ini, masyarakat Bengkulu menanggapi dengan beragam suara.

Aditya, warga Kota Bengkulu, mengatakan yang terpenting adalah tol tetap dibangun dan selesai.

“Mau lewat Tanjung Enim atau Linggau, yang penting tol Bengkulu rampung,” katanya, Kamis (3/7/2025).

Namun Iwan, warga lainnya, menyayangkan perubahan tersebut.

“Kami kecewa. Lubuklinggau itu pintu ideal ke tengah Sumatera. Jalurnya strategis,” katanya.

Meski begitu, Iwan tetap berharap pembangunan tetap berjalan, demi mempercepat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.


Kilas Balik Proyek Tol Bengkulu

Tol Bengkulu–Lubuklinggau sebelumnya dirancang sepanjang 95,8 km dalam tiga seksi:

  • Seksi 1: Bengkulu–Taba Penanjung (17,6 km) – sudah selesai 100%

  • Seksi 2: Kepahiang–Taba Penanjung (23,7 km)

  • Seksi 3: Lubuklinggau–Kepahiang (54,5 km)

Tol ini dibangun oleh PT Hutama Karya sejak 2019 dan merupakan tol pertama di Bengkulu.


Tanjung Enim–Pulau Baai, Masa Depan Baru?

Rencana baru pembangunan JTTS langsung dari Tanjung Enim ke Pulau Baai dinilai lebih efisien oleh pemerintah pusat. Jalur ini akan mempersingkat waktu tempuh logistik dan menurunkan biaya transportasi, utamanya dari wilayah pertambangan Sumsel ke pelabuhan laut di Bengkulu.

Kepala KSOP Pulau Baai sebelumnya juga menegaskan bahwa pelabuhan tersebut siap menjadi pusat logistik baru di barat Sumatera.

Jika tol Tanjung Enim–Pulau Baai terwujud, maka Bengkulu tidak hanya mendapat tol fungsional, tapi juga potensi lonjakan ekonomi dan industri di kawasan pelabuhan.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *