btgh
Share it

Bengkulu, Selimburcaya.com— Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memberikan sambutan hangat atas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Periode III Tahun 2025 Universitas Dehasen Bengkulu. Kegiatan yang diikuti 273 mahasiswa ini diharapkan dapat membawa dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengubah budaya kebersihan.

Didampingi Asisten I Eko Agusrianto, Camat Selebar Ruslili, Lurah Betungan Nanto, serta unsur TNI-Polri, Dedy secara langsung memberikan pembekalan kepada para mahasiswa di hadapan Wakil Rektor II Universitas Dehasen, Rita Prima Bendriyanti, serta seluruh peserta KKN-T. Kamis (12/06/2025)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

Dalam arahannya, Dedy menekankan agar para mahasiswa tidak hanya fokus pada program penguatan mitigasi bencana sesuai tema, tetapi juga melakukan terobosan di bidang kebersihan, yang selama ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bengkulu.

“Tolong berikan pemahaman kepada masyarakat soal kebersihan, terutama soal perilaku. Budaya membuang sampah sembarangan itu terbentuk dari kebiasaan yang berulang. Tugas adik-adik mahasiswa adalah memberikan edukasi untuk merubah kebiasaan itu,” tegas Dedy.

Ia juga meminta mahasiswa KKN-T aktif mendukung program Bengkulu Bersih, Indah, Sejuk dan Asri (BISA), dengan melibatkan diri membantu aparatur pemerintah setempat seperti RT, RW, dan lurah.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab lurah atau RT, tetapi tanggung jawab kita semua. Bantu lurahnya, bantu RT-nya, ingatkan masyarakat. Kehadiran adik-adik KKN harus memberi arti bagi warga,” ujarnya.

Dedy berharap kehadiran mahasiswa KKN-T tidak sekadar formalitas, melainkan mampu memberikan dampak perubahan perilaku nyata di masyarakat, meski perubahan tersebut dimulai dari hal kecil namun konsisten.

Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik kampus dan menjunjung tinggi etika selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

“Jaga attitude, jangan sampai nama baik kampus Dehasen tercoreng. Hindari perkelahian, jaga etika dalam berbusana dan bersikap,” pesan Dedy.

Sebagai informasi, penyelenggaraan KKN-T Dehasen di Kota Bengkulu ini juga merupakan bagian dari kebijakan Pemkot Bengkulu yang meminta perguruan tinggi memusatkan pengabdian mahasiswa di wilayah kota, agar potensi keilmuan mereka benar-benar dimanfaatkan untuk membangun dan melayani masyarakat setempat.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *