Bengkulu,Selimburcaya.com– Menghadapi antrean panjang di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM secukupnya, demi menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.

“Jangan panik. Cukup beli secukupnya saja. Kalau sudah beli, jangan ikut antre lagi. Ini agar warga lain juga bisa mendapat BBM,” ujar Dedy, Selasa (27/5/2025).
Lonjakan antrean di SPBU disebut sebagai dampak dari kendala distribusi BBM, salah satunya karena pendangkalan alur pelabuhan yang selama ini menjadi jalur utama pengiriman BBM via laut ke Bengkulu.
Pasokan Ditambah Lewat Jalur Darat, Pemkot & Pemprov Turun Tangan
Menanggapi hal tersebut, Dedy menjelaskan bahwa dirinya bersama Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, telah melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina. Hasilnya, disepakati bahwa pasokan BBM akan ditambah melalui jalur darat dari Palembang ke Lubuk Linggau, kemudian diteruskan ke Bengkulu.
“Memang jalur darat ini memakan biaya besar dan banyak tantangan, tapi langkah ini kita ambil agar pasokan tetap terjaga,” kata Dedy.
Pengerukan Pelabuhan Dimulai, Diharapkan Normal dalam Waktu Dekat
Terkait permasalahan utama, yakni pendangkalan pelabuhan yang menghambat distribusi laut, Dedy menyampaikan bahwa kapal keruk sudah mulai bekerja dan diharapkan dalam satu pekan ke depan, kapal pengangkut BBM sudah bisa kembali bersandar di pelabuhan Bengkulu.
“Informasi dari Pak Gubernur, kapal keruk sudah mulai pengerukan. Jika lancar, seminggu lagi pengiriman laut bisa normal kembali,” pungkasnya.
Wali Kota Ajak Warga Tetap Bijak dan Dukung Stabilitas Energi
Pemerintah Kota Bengkulu mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak menimbun BBM, dan mendukung upaya pemerintah dalam menormalkan pasokan energi.
“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan mendukung langkah-langkah penyelesaian yang sedang dilakukan,” tutup Dedy.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

