fefe
Share it

Bengkulu, Selimburcaya.com– Warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tergantung di pohon jengkol setinggi 10 meter, Jumat (16/5/2025). Korban diketahui bernama Agus Gunawan Asardin (40), warga setempat.

 Warga Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tergantung di pohon jengkol setinggi 10 meter  Jumat(16/05/2025)(foto:Zoel/Selimburcaya.com).

Jasad Agus ditemukan oleh seorang petani karet di area perkebunan yang terletak di RT 30 RW 05 Kelurahan Betungan, tidak jauh dari jalan raya. Kejadian ini sontak membuat warga sekitar heboh dan segera melapor ke Ketua RW setempat, Herman Dairi.

“Saya dihubungi warga bahwa ada orang gantung diri di kebun karet. Saat saya ke lokasi dan melihat wajah serta ciri-cirinya, saya mengenali korban adalah Agus Gunawan Asardin,” jelas Herman kepada wartawan.

Diduga Bunuh Diri Setelah Aniaya Istri dan Tetangga

Lebih lanjut, Herman mengungkapkan bahwa korban sebelumnya sempat menganiaya istrinya dan juga tetangganya dengan senjata tajam, bahkan membacok kepala mereka.

“Kalau informasi dari warga, sebelum ditemukan gantung diri, dia sempat membacok istri dan tetangganya. Diperkirakan korban sudah meninggal sejak lima hari lalu,” tambahnya.

Kondisi jasad saat ditemukan sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Korban diduga gantung diri menggunakan baju yang dililitkan ke pohon jengkol, yang menjulang setinggi sekitar 10 meter.

Polisi Lakukan Identifikasi dan Olah TKP

Setelah laporan warga diterima, pihak Polsek Selebar segera berkoordinasi dengan tim Inafis Polresta Bengkulu dan Polda Bengkulu. Petugas tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban dari atas pohon.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami latar belakang kejadian, termasuk insiden penganiayaan yang diduga menjadi pemicu aksi bunuh diri ini. Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi istri dan tetangga korban yang menjadi korban pembacokan.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *