Bengkulu, Selimburcaya.com — Predikat Kota Terinovatif terus menjadi semangat Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan pelayanan publik. Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan komitmennya untuk mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan, agar terus menciptakan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Inovasi ini hadir bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik. Maka dari itu, saya minta seluruh OPD menggali ide, berdiskusi, dan hadirkan inovasi yang bermanfaat,” tegas Dedy saat membuka Sosialisasi Inovasi Daerah di Ruang Hidayah I Kantor Walikota, Senin (5/3/2025).
Dedy mencontohkan beberapa inovasi unggulan Kota Bengkulu, seperti Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Malabro (SIPAKBRO) yang memungkinkan warga mengakses layanan kelurahan tanpa harus datang langsung. Inovasi lainnya berasal dari SMPN 21 Kota Bengkulu, yang bahkan telah diadopsi oleh sekolah-sekolah lain.
Tak hanya itu, Dedy juga meminta Bappeda dan Diskominfo untuk menghadirkan inovasi digital terpadu, mirip seperti aplikasi SIPADEK, namun mencakup semua inovasi dari berbagai OPD dalam satu platform.
“Kita pernah mendapat insentif Rp3 miliar saat pandemi karena inovasi di bidang transportasi. Artinya, bukan hal yang mustahil jika kita kembali menjadi yang terbaik,” tambah Dedy.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menyebut sosialisasi ini sebagai langkah awal menyambut Innovative Government Award (IGA) 2025. Ia menjelaskan bahwa Kota Bengkulu terus menunjukkan tren positif dari sisi kuantitas dan kualitas inovasi.
“Kita selalu masuk 10 besar nasional. Tahun 2021 ada 88 inovasi, naik menjadi 202 di tahun 2022, lalu 218 di 2023, dan 275 inovasi di 2024,” terang Medy.
Bahkan, beberapa daerah lain mulai meniru inovasi dari Kota Bengkulu, membuktikan bahwa kualitas inovasi daerah ini tidak kalah dengan kota-kota besar di Indonesia.
Walikota pun menegaskan agar semangat berinovasi tak hanya berfokus pada digitalisasi, tetapi juga pada inovasi non-digital sesuai arahan pemerintah pusat, demi menjaga predikat Kota Bengkulu sebagai salah satu kota paling inovatif di Indonesia.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

