feef
Share it

Bengkulu, Selimburcaya.com – Puluhan petani kelapa sawit dari berbagai daerah di Bengkulu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (28/4/2025). Mereka tergabung dalam Aliansi Petani Kelapa Sawit Bengkulu dan berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara, Mukomuko, Kaur, serta Seluma.

Puluhan petani kelapa sawit dari berbagai daerah di Bengkulu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Bengkulu Senin (28/04/2025)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

Koordinator Lapangan aksi, Rio Njul, yang merupakan petani sawit asal Mukomuko, menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan untuk menuntut Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, memenuhi janji yang pernah diucapkan kepada petani.

“Kami sudah bulat ingin menyampaikan beberapa poin tuntutan kepada Bapak Gubernur,” tegas Rio.

Adapun tuntutan yang disuarakan para petani dalam aksi tersebut di antaranya:

  • Menagih janji Gubernur Bengkulu untuk memberikan sanksi kepada pabrik kelapa sawit (PMKS) yang tidak mengikuti harga TBS tetapan pemerintah.

  • Meminta Gubernur dan kepala daerah untuk melaksanakan ketentuan Permentan No. 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra dan Pergub Bengkulu No. 64 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS di Provinsi Bengkulu.

  • Membentuk percontohan pelaksanaan Permentan dan Pergub untuk menjamin harga TBS pekebun.

Dalam aksi tersebut, para petani membawa berbagai spanduk berisi tuntutan, di antaranya bertuliskan: “Kami Petani Sawit Menuntut Janji Gubernur dan Bupati Menindak Pabrik Yang Tidak Taat Harga TBS.”

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat puluhan personel Kepolisian Kota Bengkulu untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama demonstrasi berlangsung.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *