Bengkulu, Selimburcaya.com – Dalam semangat mempererat tali persaudaraan dan menjaga warisan budaya, Ikatan Masyarakat Melayu Bengkulu (IMMB) menggelar Silaturahmi dan Halal Bihalal yang penuh makna pada Kamis, 24 April 2025. Bertempat di Kota Bengkulu, acara ini dihadiri jajaran pemerintahan Provinsi dan Kota Bengkulu serta ratusan masyarakat Melayu dari berbagai penjuru daerah.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul usai Hari Raya, namun juga momentum memperkuat identitas dan budaya Melayu yang kaya dan berakar kuat di Bumi Raflesia.
“Rajut Silaturahmi, Eratkan Hati”
Ketua Umum IMMB, Kuratul Aini, dalam sambutannya menegaskan pentingnya silaturahmi dalam membangun persatuan masyarakat Melayu Bengkulu.
“Rajut silaturahmi, eratkan hati, melebur sekat, membangun persatuan Melayu Bengkulu,” ujarnya penuh semangat.
Budaya dan Kuliner Jadi Magnet Acara
Acara diramaikan dengan penampilan budaya Melayu, seperti lagu-lagu tradisional, tarian khas, pembacaan pantun, hingga ceramah agama yang membangkitkan semangat kebersamaan. Tak hanya itu, kuliner khas Bengkulu juga menjadi daya tarik tersendiri, memperkuat nuansa tradisional yang kental sepanjang acara.
IMMB juga mengumumkan rencana besar dalam mengangkat potensi budaya dan pariwisata lokal, yakni penyelenggaraan Festival Berimbang Gedang yang digadang-gadang akan menjadi ikon baru pariwisata budaya di Bengkulu.
Apresiasi Pemerintah: Lestarikan Warisan Leluhur
Mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Zahirman Aidi menyampaikan apresiasi mendalam kepada IMMB atas dedikasinya dalam pelestarian budaya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada IMMB yang terus menjaga warisan budaya daerah. Mari bersama membangun Bengkulu yang lebih baik,” kata Zahirman.
Simbol Persatuan Masyarakat Melayu
Acara ini menjadi simbol kuat persatuan masyarakat Melayu Bengkulu, khususnya di tengah arus modernisasi. Dengan semangat gotong-royong dan cinta budaya, IMMB berharap kebersamaan ini terus tumbuh dan membawa nama Melayu Bengkulu lebih dikenal secara nasional.

