dd
Share it

Rejang Lebong, Selimburcaya.com – Lapas Kelas IIA Curup menggelar pesantren kilat Ramadan bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sejak 10 Maret 2025. Program ini bertujuan memperdalam ilmu agama, membentuk karakter yang lebih baik, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan sebagai bekal setelah bebas nanti.

Menurut Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Curup, Iskandar Muda, kegiatan tahunan ini menjadi bagian dari rehabilitasi sosial bagi para WBP.

“Pesantren Ramadan ini tidak hanya memperdalam agama, tetapi juga menjadi salah satu syarat mendapatkan remisi Idulfitri. Kami berharap mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik,” ujar Iskandar, Sabtu (15/3/2025).

Dalam pesantren kilat ini, warga binaan mendapatkan berbagai materi keislaman, mulai dari fiqih dasar, tata cara memandikan jenazah, sholat jenazah, tajwid, tahlil, hingga pelatihan motivasi.

Dina Hajja Ristianti, dosen IAIN Curup yang menjadi salah satu pemateri, menekankan pentingnya motivasi dalam membangun mindset positif warga binaan agar siap berubah.

“Kami memberikan motivasi agar mereka mau berubah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan pola pikir yang lebih baik, mereka bisa menjalani kehidupan yang lebih positif setelah keluar dari lapas,” jelas Dina.

Sementara itu, Erwan, salah satu perwakilan WBP, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya kegiatan ini.

“Kami yang dulu tidak banyak tahu soal agama, sekarang mulai memahami sedikit demi sedikit. Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan kalau bisa durasinya diperpanjang,” harapnya.

Dengan semangat kebersamaan, pesantren Ramadan di Lapas Curup diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi para warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *