Seluma, Selimburcaya.com – Ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) yang telah lulus seleksi tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma meradang. Hal ini terjadi setelah mereka mendapatkan informasi dari pemerintah pusat tentang penundaan pengangkatan mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Awalnya, mereka dijadwalkan mulai bertugas (TMT) pada 1 Maret 2025. Namun, informasi terbaru menyebutkan bahwa pengangkatan CPNS akan dilakukan serentak pada 1 Oktober 2025, sementara CPPPK baru akan diangkat pada 1 Maret 2026.
Pada Senin siang (10/3/2025), puluhan CPNS dan CPPPK mulai berkumpul di kawasan Alun-Alun Tais. Mereka berencana mengadukan permasalahan ini kepada Bupati Seluma dan DPRD Seluma dengan harapan eksekutif serta legislatif dapat menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah pusat.
Dua perwakilan dari kelompok ini, Reyelita Advilia dan Meyzi Yunita Gustina, yang tergabung dalam “Forum Solidaritas CPNS / CPPPK 2024 Tahap I Kabupaten Seluma,” menyatakan keresahan mereka atas keputusan ini. Mereka menyoroti dampak besar yang harus ditanggung oleh banyak CPNS dan CPPPK yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan lama demi fokus menjadi ASN, namun kini harus menghadapi ketidakpastian.
“Kami merasa didzolimi kalau seperti ini. Banyak teman-teman yang sudah terlanjur resign, berharap bisa mulai bekerja pada Maret 2025, tapi malah ditunda,” ungkap Reyelita yang telah mengabdi sebagai tenaga honorer sejak 2014.
Senada dengan itu, Meyzi Yunita Gustina menegaskan bahwa mereka menolak keputusan Kemenpan RB mengenai penundaan pengangkatan CPNS dan CPPPK 2024 tahap I. Mereka mendesak Kemenpan RB untuk tetap konsisten dengan Surat Edaran tertanggal 14 Januari 2025 yang menetapkan TMT pada 1 Maret 2025 serta meminta BKN segera menyelesaikan pengusulan NIP yang telah diajukan sejak Februari 2025.
“Kami akan menyurati dan berusaha menemui Bupati serta DPRD Seluma agar perjuangan kami bisa disampaikan ke pemerintah pusat. Intinya, kami ingin TMT tetap sesuai SE awal, yaitu pada Maret ini,” tegas Gustina.
Aksi ini menunjukkan kekhawatiran besar dari ribuan CPNS dan CPPPK di Kabupaten Seluma yang berharap pemerintah pusat bisa memberikan kepastian dan kejelasan terhadap masa depan mereka sebagai ASN.
Pewarta : Zoel
Editor : Ardy