ee
Share it

Bengkulu, Selimburcaya.com – Total nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2024 mencapai angka fantastis, yaitu Rp650,61 triliun. Angka ini melonjak sebesar 335,91 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencapai Rp149,25 triliun. Hingga Desember 2024, jumlah pelanggan aset kripto telah mencapai 22,91 juta, dengan 11 Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) terdaftar di Bappebti, sementara 19 calon PFAK (CPFAK) sedang menunggu proses legalisasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, dalam konferensi pers bertajuk Sabtu (25/01/2025)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

“Capaian Kinerja Bappebti 2024 dan Langkah Strategis 2025” yang berlangsung di Tangerang Selatan.

Tirta menjelaskan, Bappebti berkomitmen memperkuat perdagangan berjangka komoditi (PBK) sebagai instrumen utama dalam penguatan perdagangan komoditas unggulan nasional melalui pembentukan harga acuan.

“Komitmen Bappebti adalah terus meningkatkan kinerja di berbagai sektor terkait. Langkah strategis ini diambil untuk menghadapi tantangan perdagangan baik di tataran global maupun domestik,” ungkap Tirta.

Fokus Strategi 2025

Tirta juga menegaskan pentingnya mendukung program pemerintah seperti swasembada pangan, swasembada energi, dan hilirisasi, serta mendukung tiga program prioritas Menteri Perdagangan: pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan penguatan UMKM agar mampu bersaing di pasar global.

Tantangan besar bagi Bappebti pada tahun 2025 adalah peralihan kewenangan pengawasan aset kripto dan derivatif keuangan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Meski demikian, Tirta memastikan fokus Bappebti akan tetap pada penguatan perdagangan berbasis komoditas dan peningkatan pengawasan.

Sebagai upaya menindak PBK ilegal, sepanjang 2024 Bappebti telah memblokir 1.046 situs web ilegal bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Selain itu, Bappebti juga aktif dalam Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) dan menjalin kerja sama dengan Kejaksaan RI untuk penanganan aset kripto sebagai barang bukti.

Proyeksi dan Langkah Strategis 2025

Bappebti menetapkan langkah-langkah strategis untuk tahun 2025, seperti:

  1. Optimalisasi implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) dan pengembangan Pusat Logistik Berikat (PLK).
  2. Penguatan transaksi multilateral berbasis komoditas unggulan Indonesia.
  3. Peningkatan implementasi bursa minyak kelapa sawit (CPO) Indonesia.

Dengan lonjakan transaksi dan langkah strategis yang matang, Bappebti optimis dapat memperkuat ekosistem perdagangan komoditas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *