zz
Share it
Wakil Rektor Bidang Akademik Unib, Prof. Mochamad Lutfi, menegaskan bahwa UKT di Unib termasuk salah satu yang termurah di Indonesia.Kamis (12/12/2024)(foto:Zoel/Selimburcaya.com)

Bengkulu, Selimburcaya.com – Uang Kuliah Tunggal (UKT) Universitas Bengkulu (Unib) menjadi sorotan masyarakat, karena dianggap mahal dan setara dengan perguruan tinggi swasta di Bengkulu. Namun, Wakil Rektor Bidang Akademik Unib, Prof. Mochamad Lutfi, menegaskan bahwa UKT di Unib termasuk salah satu yang termurah di Indonesia.

Menurut Prof. Lutfi, pada tahun 2024 mayoritas mahasiswa baru program D3 dan S1, sebanyak 56%, terdaftar dalam kelompok UKT kategori III dan IV, dengan kisaran biaya antara Rp1.500.000 hingga Rp4.000.000 per semester. Ia juga menjelaskan bahwa persentase mahasiswa dengan UKT terendah (Rp500.000-Rp1.000.000) semakin kecil di perguruan tinggi negeri lainnya.

“Dari total 2.222 mahasiswa baru, sebanyak 635 mahasiswa atau 13,92% bahkan tidak membayar UKT sama sekali, karena mereka penerima beasiswa KIP dan Afirmasi,” ujar Lutfi pada Selasa (12/12/2024).

Ia menambahkan bahwa masyarakat bisa membandingkan langsung besaran UKT Unib dengan perguruan tinggi lain di Indonesia. Dari perbandingan tersebut, terlihat jelas bahwa UKT Unib masih tergolong lebih terjangkau, terutama di program studi seperti Kedokteran.

“Yang mencolok itu di Kedokteran. UKT Kedokteran Unib sangat murah. Untuk jalur mandiri, misalnya, ada Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp120 juta. Di Kedokteran PTN lain, angkanya bisa mencapai setidaknya Rp250 juta,” jelasnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan UKT di Universitas Bengkulu, sekaligus mengklarifikasi anggapan mahalnya biaya kuliah di kampus tersebut.

Pewarta : Zoel
Editor : Ardy

By Zul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *