jkk
Share it
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Sambirejo yang ke-75 dan prosesi sedekah bumi berlangsung meriah pada Kamis (18/7) pukul 09.30 WIB(19/07/2024)(foto:Hafiz/Selimburcaya.com).

Rejang Lebong, Selimburcaya.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Sambirejo yang ke-75 dan prosesi sedekah bumi berlangsung meriah pada Kamis (18/7) pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini dimeriahkan oleh kirab, rebutan gunungan hasil bumi, santap siang bersama, serta pergelaran wayang kulit yang menampilkan dalang Warsono dari Tugumulyo, Musirawas. Pertunjukan wayang kulit pada siang hari menampilkan cerita “Babat Alas Purwo” dan dilanjutkan pada malam hari dengan lakon “Semar Bangun Khayangan.”

Acara ini dihadiri oleh Bupati Rejang Lebong, Drs. H. Syamsul Effendi, MM, Ketua dan anggota DPRD Mahdi Husen, SH, MSi, Hidayatullah, Kadis Sosial Syafawi, SKM, Kades Sambirejo Daniel Mareza, SE, serta perangkat dan warga desa Sambirejo. Kehadiran para petinggi ini disambut dengan sekapur sirih yang dihaturkan oleh gadis penari dari Sanggar Payung Rajo.

Prosesi diawali dengan sirih pamit yang disampaikan Ketua BMA Sambirejo, Ansyori, kepada Kades. Setelah mendapat izin dan restu dari Kades sebagai Rajo, prosesi dilanjutkan dengan khidmat.

“Sedekah bumi ini merupakan wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah. Masyarakat Desa Sambirejo ini mayoritas hidup sebagai petani sayur-sayuran dan buah-buahan. Semoga dengan bersyukur ini hasil panen petani terus melimpah dan harga jualnya tetap tinggi sehingga petani hidup sejahtera,” ujar Bupati Syamsul Effendi.

Bupati juga menekankan bahwa Desa Sambirejo dan seluruh wilayah Kecamatan Selupu Rejang merupakan sentra Agropolitan. Untuk mendukung perluasan pasar produk pertanian, Pemda telah melakukan MoU dengan beberapa kabupaten tetangga. Produk sayur-sayuran dari Selupu Rejang ini bahkan sudah dipasarkan hingga ke Palembang, Jambi, Riau, dan sampai ke Singapura, Malaysia, serta Filipina.

Untuk meningkatkan kualitas produk, Bupati mengimbau petani untuk mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia, dan beralih ke pupuk serta pestisida organik.

“Masih banyak petani kita yang menggunakan pupuk dan pestisida kimia. Sehingga, ulat pun tidak berani makan sayuran yang ditanam. Inilah peran PPL dalam membina petani agar menggunakan pupuk dan pestisida organik,” tutur Bupati.

Kades Sambirejo, Daniel Mareza, SE, menjelaskan bahwa sedekah bumi dan perayaan HUT desa ke-75 ini dilaksanakan secara swadaya.

“Sedekah bumi dan perayaan HUT desa ke-75 ini merupakan ungkapan rasa guyub masyarakat desa. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para sesepuh dan peni sepuh yang telah mendampingi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan desa,” kata Kades.

Ketua Panitia Pelaksana Sedekah Bumi dan HUT Desa ke-75, Satrio Tri Sepi, S.Sos, mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat dan warga yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Bendahara panitia pelaksana, Edi Kurniawan, melaporkan bahwa dana pelaksanaan hajatan ini berasal dari sumbangan warga dan pihak lain dengan total dana terkumpul sebesar Rp43.180.000 dan pengeluaran sebesar Rp41.733.000.

Dipenghujung acara, Bupati menyerahkan bantuan alat bantu disabilitas berupa tongkat dan alat bantu dengar untuk 14 lansia dan difabel. Selain itu, Puskesmas Sambirejo juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga.

Perhelatan ini tidak hanya menjadi momen perayaan tetapi juga sebagai wujud syukur dan kebersamaan warga Desa Sambirejo dalam menjaga tradisi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Hafiz

Editor : Ardy

By Admin2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *