ss
Share it
Peringatan Hari Harimau se-Dunia di Bengkulu diadakan di kawasan hutan Madapi, Kabupaten Rejang Lebong, dari 23-27 Juli 2024. Kegiatan ini mencakup Sekolah Konservasi, Penanaman Pohon, Dialog Konservasi, dan lomba Public Speaking, diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, kelompok tani hutan, dan pegiat konservasi.(27/07/2024)(foto:Zoel/Selimburcaya.com).

Rejang Lebong, Selimburcaya.com – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga habitat dan kelestarian Harimau Sumatera. Menurutnya, keberadaan harimau merupakan indikator hutan yang sehat.

“Pemberian pemahaman yang baik kepada masyarakat bisa menjadi kunci utama agar hutan tidak terancam,” ujarnya.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Haidir, menambahkan bahwa populasi Harimau Sumatera saat ini diperkirakan hanya sekitar 1.300 ekor yang tersebar di seluruh hutan Pulau Sumatera. Di Taman Nasional Kerinci Seblat sendiri, populasi harimau diperkirakan hanya sekitar 130-140 ekor yang tersebar di empat provinsi: Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Riau.

“Secara alamiah, masyarakat telah memahami pentingnya keberadaan hutan dan satwa yang ada di dalamnya. Harimau disebut nenek, inyiak, datuk, dan lainnya, yang merupakan bentuk penghormatan sekaligus bukti bahwa kita bisa hidup harmonis dengan alam,” kata Haidir.

Peringatan Hari Harimau se-Dunia di Bengkulu diadakan di kawasan hutan Madapi, Kabupaten Rejang Lebong, dari 23-27 Juli 2024. Kegiatan ini mencakup Sekolah Konservasi, Penanaman Pohon, Dialog Konservasi, dan lomba Public Speaking, diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, kelompok tani hutan, dan pegiat konservasi.

Kelompok Tani Hutan di sekitar Kawasan TNKS yang menerima bantuan usaha tahun 2024 dari Pemerintah Provinsi Bengkulu meliputi berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, dan Mukomuko. Bantuan tersebut berupa bibit tanaman produktif, alat pertanian, dan ternak.

Daftar penerima bantuan meliputi:
– KT Sukses Bersama, Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong berupa bibit durian montong dan manggis.
– KT Buyak Lestari, Desa Pungguk Padero, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong berupa bibit durian montong.
– KT Sunda Kelapa, Desa Palembang, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong berupa mini hand traktor.
– KT Amanah, Desa Suka Sari, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong berupa ternak kambing.
– KT Sepakat, Desa Babakan Baru, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong berupa bibit tanaman produktif.
– KT Hutan Usaha Bersama, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong berupa bibit tanaman produktif.
– KT Anugrah 2, Desa Kentening II, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong berupa alat pemotong rumput.
– KT Harapan Baru, Desa Lubuk Salandak, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko berupa ternak sapi.
– KT Beringin Jaya, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong berupa mesin pemotong rumput dan bibit durian Musangking.

Pewarta : Zoel

Editor : Ardy

By Admin2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *