Bengkulu Selatan Bengkulu Tengah Bengkulu Utara Bisnis Budaya Ekonomi Kaur Kepahiang Kesehatan Kota Bengkulu Kriminal Lebong Muko Muko Provinsi Rejang Lebong Seluma 

SP-3 Yang Mencederai Rasa Keadilan

Share it

Bengkulu, SC.com – Peristiwa Kecelakaan di Jalan Raya  yang menewaskan Alm.M.Fawwaz Zaki dan Alm.Ahmad Akbar, ternyata diam-diam sudah di- SP3 kan oleh Kasat Lantas Polres Kota Bengkulu dengan Nomor Surat B/922/X/2021/SatLantas.

Ada yang menarik untuk dicermati terhadap terbitnya SP3 yang terkesan buru-buru” ini, karena tidak tertera tanggal dan diduga ada sesuatu”.

Adapun kronologi kejadian yaitu pada hari sabtu tanggal 14 Agustus 2021 telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan W.R Supratman depan Toko Cahaya Mas Kandang Limun Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu sekitar pukul 02.17 dimana kejadian laka lantas tersebut antara mobil Dum Truk Hino Dutro berwarna hijau dengan nomor polisi BD 8004 AU yang dikendarai oleh Mulyadi dengan motor pespa dengan nomor polisi BD 5439 AF yang dikendarai oleh M. Fawwaz Zaki bersama dengan temannya bernama Ahmad Akbar.

Dalam proses penyelesaian perkara diatas  telah terdapat suatu kejanggalan dimana kendaraan terlapor atau pelaku (Mulyadi) sudah tidak berada lagi di kawasan Polres Kota Bengkulu sedangkan kendaraan Pelapor (Alm. M. Fawwaz Zaki dan Alm. Ahmad Akbar) masih tetap berada dalam kawasan Polres Kota Bengkulu.

Dalam upaya pendekatan kekeluargaan Terlapor/Pelaku (Mulyadi) tidak pernah sama sekali untuk melakukan pendekatan emosional atau itikad baik kepada keluarga pelapor. Sampai saat ini tidak ada ajakan untuk berdamai dari pelaku.

Dengan belum adanya penyelesaian Perkara Lakalantas ini terdapat kejanggalan dimana Pelaku (Mulyadi) tidak ditahan sama sekali, ini memperlihatkan adanya suatu proses yang tidak pernah dilakukan sementara keluarga pelapor (Alm. Fawwaz Zaki dan Alm. Ahmad Akbar) menilai adanya dugaan pelaku lari dari tanggung jawab terhadap perbuatan hukum yang dilakukannya.

Dengan demikian terhadap Perkara Lakalantas yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain perlu pemeriksaan ulang kembali dan keluarga pelapor (Alm. M. Fawwaz Zaki dan Alm. Ahmad Akbar) meminta pihak Kepolisian Resort  Bengkulu yaitu :

1. Terhadap perkara lakalantas ini, kami memohon untuk diteruskan ke Proses Penyelidikan dan Penyidikan;

2. Mohon ditindak tegas atas Pelaku (Mulyadi) berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

3. Mohon untuk ditahan pelaku (Mulyadi) di Rumah Tahanan Negara;

4. Apabila dalam jangka waktu 7×24 Jam tidak dilanjutkan Proses Penyelidikan dan Penyidikan, maka kami akan menempuh Jalur Hukum sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan baik ditingkat Propam POLDA Bengkulu dan di KOMPOLNAS serta di Komisi Hak Asasi Manusia.

Pihak keluarga berharap adanya keadilan dan pihak yang berwajib dapat mengusut tuntas kasus ini sehingga pelaku dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.Redaksi

 

 

Related posts

Leave a Comment